Filter posts by category

Ketimpangan TKD di Aceh Barat, WANGSA: Evaluasi Total TAPA atau Pemekaran Wilayah

Aceh Barat — Ketua Umum Wahana Generasi Aceh (WANGSA), Jhony Howord, menilai distribusi Transfer ke Daerah (TKD) di Aceh belum mencerminkan prinsip keadilan fiskal, terutama bagi wilayah Barat Selatan. Menurut Jhony, Aceh Barat memiliki kontribusi ekonomi yang signifikan, baik dari sektor sumber daya alam maupun aktivitas ekonomi regional. Namun, kontribusi tersebut tidak berbanding lurus dengan […]

Ketimpangan TKD di Aceh Barat, WANGSA: Evaluasi Total TAPA atau Pemekaran Wilayah Read More »

DPRK Aceh Barat Bicara, Tapi Tak Bertindak: Wangsa Desak Panggil PT Sapta Sentosa Jaya Abadi

Wahana Generasi Aceh (Wangsa) mendesak DPRK Aceh Barat untuk segera memanggil PT Sapta Sentosa Jaya Abadi dalam forum resmi. Hingga kini, langkah konkret dari lembaga legislatif tersebut belum terlihat, meski dugaan pelanggaran pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) sudah terang dan berdampak langsung pada pekerja. Ketua Umum Wangsa, Jhony Howord, menilai respons DPRK Aceh Barat masih

DPRK Aceh Barat Bicara, Tapi Tak Bertindak: Wangsa Desak Panggil PT Sapta Sentosa Jaya Abadi Read More »

THR dicicil, perusahaan melanggar: Bupati didesak evaluasi Disnakertrans Aceh Barat

Wahana Generasi Aceh (Wangsa) menilai tindakan PT Sapta Sentosa Jaya Abadi yang tidak membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) secara penuh sebagai pelanggaran terhadap ketentuan ketenagakerjaan yang berlaku. Ketua Umum Wangsa, Jhony Howord, menyatakan bahwa berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016, THR wajib dibayarkan penuh dan paling lambat 7 hari sebelum hari raya keagamaan.

THR dicicil, perusahaan melanggar: Bupati didesak evaluasi Disnakertrans Aceh Barat Read More »

Sebagian Gaji PPPK Paruh Waktu Aceh Barat Belum Dibayar, Wangsa Desak Pemkab Selesaikan Sebelum Idul Fitri

Meulaboh — Ketua Wahana Generasi Aceh (Wangsa), Jhony Howord, meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Barat segera menyelesaikan persoalan pembayaran gaji sebagian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu yang hingga kini belum diterima, meskipun pelantikan telah dilakukan sekitar dua bulan lalu. Pelantikan terhadap 2.793 PPPK paruh waktu di Aceh Barat sebelumnya disambut sebagai langkah pemerintah

Sebagian Gaji PPPK Paruh Waktu Aceh Barat Belum Dibayar, Wangsa Desak Pemkab Selesaikan Sebelum Idul Fitri Read More »

Menakar Good Governance di Aceh Barat

Konsep good governance atau pemerintahan yang baik sering disebut sebagai fondasi penting dalam tata kelola pemerintahan modern. Dalam pengertiannya, good governance adalah sistem penyelenggaraan pemerintahan yang melibatkan negara, sektor swasta, dan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan serta pelaksanaan kebijakan untuk mencapai kesejahteraan publik. Tujuan utamanya sederhana namun fundamental, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengurangi korupsi dan

Menakar Good Governance di Aceh Barat Read More »

Jembatan Rusak, Siswa ke Sekolah Naik Perahu

Aceh Barat – Dua tahun setelah banjir besar 20 November 2023 merusak Jembatan Gantung Cot Manggie, pembangunan tak kunjung dimulai. Pemerintah Kabupaten Aceh Barat belum menunjukkan langkah konkret. Situasi ini memantik kritik dari Wahana Generasi Aceh (Wangsa). Jembatan Cot Punti pertama kali diangkat oleh Wangsa pada 11 Agustus 2024. Saat itu, pemerintah daerah menyampaikan bahwa

Jembatan Rusak, Siswa ke Sekolah Naik Perahu Read More »

Korem Teuku Umar Kunci Kasus, Terkesan Impunitas

Keputusan Komando Resor Militer (Korem) 12 Teuku Umar yang menangani kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang siswa di Aceh Barat melalui jalur hukum disiplin internal memantik tanda tanya publik. Wahana Generasi Aceh (WANGSA) menilai langkah tersebut berisiko memperkuat kesan impunitas, alih-alih menegakkan prinsip negara hukum. Kasus ini, berdasarkan informasi yang beredar, melibatkan pemukulan menggunakan kayu yang

Korem Teuku Umar Kunci Kasus, Terkesan Impunitas Read More »

Di Aceh, Seragam Tak Boleh Kebal Hukum

Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang pelajar di Aceh Barat yang disebut melibatkan oknum TNI bukan sekadar perkara pidana biasa. Di Aceh, kekerasan oleh aparat tidak pernah berdiri sendiri. Ia selalu membawa bayang-bayang sejarah. Kronologi Dikutip dari AntaraAceh, terdapat dua orang terduga pelaku dalam kasus pemukulan tersebut. Korban, M Ali Akbar, awalnya ditarik oleh salah seorang

Di Aceh, Seragam Tak Boleh Kebal Hukum Read More »

Pukul Maling Masuk Penjara? Aceh sebagai Tolok Ukur Baru Penanganan Kekerasan Warga

Polemik hukum yang menempatkan korban pencurian sebagai tersangka kembali muncul ke ruang publik. Dalam banyak peristiwa, warga yang berusaha menghentikan atau menangkap pelaku kejahatan justru harus berhadapan dengan proses pidana. Kasus di Aceh, yang berujung pada tuntutan pidana sosial 150 jam terhadap pelaku pemukulan anak berusia 17 tahun yang mencuri mesin kopi, kini menjadi sorotan

Pukul Maling Masuk Penjara? Aceh sebagai Tolok Ukur Baru Penanganan Kekerasan Warga Read More »